Sunday, March 18, 2012

hari minggu untuk cinta

Bismillah
Ajari aku cinta untuk bersabar..
Untuk menemukan Imam yang benar..
Untuk menjaga segala kemuslimahanmu..
Mengangkat derajat keimananku..
... Serta membawaku dalam Indahnya agama Allah..

Ajari aku cinta untuk bertahan..
Pada kebaikan..
Pada keistiqomahan..
Pada Indahnya sendiri tanpa sentuhan haram..
Pada keindahan Cinta yang selalu terpendam..

Ajari aku cinta..
Seperti Para makhluk tuhan yang selalu berdzikir..
Seperti Hamba-hamba Tuhan yang selalu berfikir..
Di jauhkan dari manusia-manisa kafir..
Dan selalu ada dalam kerendahan hati tanpa kikir..



Ajari aku Cinta..
Aku ingin memilikimu karena TuhanMu, Allah..
Aku ingin menjadi pendampingmu karena Ajaran TuhanMu, Allah..
Aku ingin mencintai dan melengkapai kehidupanku juga hanya ada di jalan TuhanMu, Allah..
Demi Cintaku padamu, Karena Allah..
Hanya Karena TuhanMu, Allah..
Jadilah Imamku yang sempurna..
Yang selalu mencari cinta di jalan TuhanMu, Allah..
Untukmu Yang akan menjadi Imamku..See More
See Translation

Sunday, March 11, 2012

akhirnya ku menemukan mu

Nasehat ini untuk semuanya……. Semua yang menginginkan kebaikan. Nikah itu ibadah……. Nikah itu suci……….. ingat itu…… ... ... Memang nikah itu bisa karena harta, bisa karena kecantikan, bisa karena keturunan dan bisa karena agama. Jangan engkau jadikan harta, keturunan maupun kecantikan sebagai alasan….. karena semua itu akan menyebabkan celaka. Jadikan agama sebagai alasan….. Engkau akan mendapatkan kebahagiaan. Tidak dipungkiri bahwa keluarga terbentuk karena cinta….



Namun…… jika cinta engkau jadikan sbg landasan, maka keluargamu akan rapuh, akan mudah hancur. Jadikanlah ” ALLAH ” sebagai landasan…… Niscaya engkau akan selamat, Tidak saja dunia, tapi juga akherat……. Jadikanlah ridho Allah sebagai tujuan…… Niscaya mawaddah, sakinah dan warahmah akan tercapai. Jangan engkau menginginkan menjadi raja dalam “Istanamu”….. disambut istri ketika datang dan dilayani segala kebutuhan……. Jika ini kau lakukan “istanamu” tidak akan langgeng.. Lihatlah manusia ter-agung Muhammad saw…. Beliau tidak marah ketika harus tidur di depan pintu, beralaskan sorban, karena sang istri tercinta tdk mendengar kedatangannya. Tetap tersenyum meski tidak mendapatkan makanan tersaji dihadapannya ketika lapar…….. Menjahit bajunya yang robek…….. Jangan engkau menginginkan menjadi ratu dalam “istanamu”….. Disayang, dimanja dan dilayani suami…… Terpenuhi apa yang menjadi keinginanmu…. Jika itu engkau lakukan, “istanamu” akan menjadi neraka bagimu Jangan engkau terlalu cinta kepada istrimu……… Jangan engkau terlalu menuruti istrimu…… Jika itu engkau lakukan akan celaka…. Engkau tidak akan dapat melihat yang hitam dan yang putih, tidak akan dapat melihat yang benar dan yang salah….. Lihatlah bagaimana Allah menegur ” Nabi “-mu tatakala mengharamkan apa yang Allah halalkan hanya karena menuruti kemauan sang istri. Tegaslah terhadap istrimu….. Dengan cintamu, ajaklah dia taat kepada Allah……. Jangan biarkan dia dengan kehendaknya…… Lihatlah bagaimana istri Nuh dan Luth….. Di bawah bimbingan manusia pilihan, justru mereka menjadi penentang….. Istrimu bisa menjadi musuhmu…. Didiklah istrimu… Jadikanlah dia sebagai Hajar, wanita utama yang loyal terhadap tugas suami, Ibrahim. Jadikan dia sebagai Maryam, wanita utama yang bisa menjaga kehormatannya…… Jadikan dia sebagai Khadijah, wanita utama yang bisa mendampingi sang suami Muhammad saw menerima tugas risalah….. Istrimu adalah tanggung jawabmu…. Jangan kau larang mereka taat kepada Allah….. Biarkan mereka menjadi wanita shalilah… Biarkan mereka menjadi hajar atau Maryam…. Jangan kau belenggu mereka dengan egomu… Jika engkau menjadi istri… Jangan engkau paksa suamimu menurutimu… Jangan engkau paksa suamimu melanggar Allah…… Siapkan dirimu untuk menjadi Hajar, yang setia terhadap tugas suami….. Siapkan dirimu untuk menjadi Maryam, yang bisa menjaga kehormatannya…. Siapkan dirimu untuk menjadi Khadijah, yang bisa yang bisa mendampingi suami menjalankan misi. Jangan kau usik suamimu dengan rengekanmu…. Jangan kau usik suamimu dengan tangismu…. Jika itu kau lakukan….. Kecintaannya terhadapmu akan memaksanya menjadi pendurhaka…… jangan………. Jika engkau menjadi Ayah..... Jadilah Ayah yang bijak seperti Lukmanul Hakim Jadilah Ayah yang tegas seperti Ibrahim Jadilah Ayah yang kasih seperti Muhammad saw Ajaklah anak-anakmu mengenal Allah………. Ajaklah mereka taat kepada Allah……. Jadikan dia sebagai Yusuf yang berbakti……. Jadikan dia sebagai Ismail yang taat……. Jangan engkau jadikan mereka sebagai Kan’an yang durhaka. Mohonlah kepada Allah………. Mintalah kepada Allah, agar mereka menjadi anak yang shalih….. Anak yang bisa membawa kebahagiaan. Jika engkau menjadi ibu…. Jadilah engkau ibu yang bijak, ibu yang teduh…. Bimbinglah anak-anakmu dengan air susumu…. Jadikanlah mereka mujahid……… Jadikanlah mereka tentara-tentara Allah….. Jangan biarkan mereka bermanja-manja….

kesedihan tak akan abadi

Maka tersenyumlah Wahai diri,Roda kehidupan selalunya berputar ada kalanya bahagia terasa,Sedih Merintih juga air mata.Tapi tahukan engkau,ada Dia yang Selalu menatapmu Lembut yang paling tahu apa Yang terbaik Untukmu.Dia Memberi apa Yang kamu butuhkan Bukan apa Yang kamu inginkan.

Maka Tersenyumlah wahai Diri,semua Yang terjadi Juga karena Kehendak-Nya,semua berjalan atas Rencana-Nya.Ilmu-Nya meliputi segalanya dan kau tak MUngkin menjangkaunya... jadi Untuk apa resah untuk Sesuatu yang Belum pasti kejadiannya.Bukankah janji-janji-Nya itu pasti.
Allah Maha Mengetahui.

Ada Dia Yang selalu Maha Memberi,dan Dia Memberika kepadamu segala apa yang kau Mohonkan pada-Nya.Dan Jika kau mampu menghitung Nikmat-Nya..maka tak ada alasan bagimu untuk mengeluh atas apa yang saat ini Allah Berikan.

Hidup Selalu berjalan meski terkadang hati tak Menginginkan,yang Dicinta akan pergi,yang Didamba akan Hilang ..Maka dekatkanlah Dirimu dengan-Nya karena Dia yang Maha Kekal.

Seorang hamba akan rapuh tanpa Tuannya,,begitu kita sebagai seorang hamba..Maka hanya pada-Nya lah Kita pantas untuk menggantungkan segala Asa Dan harapan..Karena Allah Maha Kuasa.. kau tak akan pernah kecewa.

Ini ujian dari-Nya,dan Dia tak kan menguji Hamba-Nya melebihi batas Kemampuan seorang Hamba itu.Tapi bukankah manusia memang diuji,untuk mengetahui mana yang paling Bertaqwa kepada-Nya,maka tetaplah istiqomah dijalan-Nya

Masih banyak saudara-saudara Kita diluar sana yang Sedang Diuji dengan kesakitan dan kegelisahan,Selalu ada hikmah Dibalik Musibah,Selalu ada kemudahan setelah kesulitan,,, Semua akan Indah pada saatnya,,,maka bersabarlah.

Tersenyumlah Wahai Diri,semua yang terjadi akan berakhir dan kembali kepada-Nya