Showing posts with label kasih sayang. Show all posts
Showing posts with label kasih sayang. Show all posts

Thursday, August 29, 2013

10 kunci perkawinan bahagia

Perkawinan merupakan wujud menyatunya dua sejoli ke dalam satu tujuan yang sama. Dan salah satu tujuan perkawinan adalah mencapai kebahagiaan yang langgeng bersama pasangan hidup. Namun, jalan menuju kebahagiaan tak selamanya mulus. Banyak hambatan, tantangan, dan persoalan yang terkadang menggagalkan jalannya rumah-tangga. Nah, bagaimana kita mengantisipasi supaya mahligai rumah-tangga kita tidak goyang? Inilah 10 tips menuju perkawinan yang bahagia.




1. Cinta & KomitmenCinta memang merupakan energi yang dahsyat untuk mengembangkan dan menyempurnakan kepribadian Anda dan suami. Cinta akan membantu membuang semua rintangan yang muncul di tengah perjalanan rumah tangga. Namun perasaan cinta seringkali berubah dan pasang surut , dipengaruhi oleh berbagai faktor. Pasangan yang sudah menikah, harus & mutlak memiliki komitmen untuk setia dan mempertahankan pernikahan dalam janji sehidup semati. Sehingga permasalahan apapun yang terjadi, sekalipun disaat sulit sekali merasakan emosi cinta, komitmenlah yang akan menolong melalui semua itu. "Divorce is not an option" itulah kata lain dari suatu komitmen. Justru melalui segala rintangan dan kesulitanlah, suatu pernikahan akan semakin dewasa, sempurna dan membawa kebahagiaan sejati.

2. Seiman
Cinta saja tentu belum cukup untuk menciptakan perkawinan yang bahagia. Prinsip memilih suami yang seiman juga merupakan salah satu kunci dalam mencapai kebahagiaan rumah tangga. Memang, banyak pula pasangan suami-istri beda agama yang juga bisa bahagia menjalani perkawinannya. Namun, sebaiknya jangan anggap enteng soal satu ini. Bisa-bisa, Anda dan suami akhirnya jalan sendiri-sendiri, sesuai iman masing-masing. Belum lagi kehadiran anak. Persoalan agama apa yang akan dianut anak seringkali juga memicu perdebatan yang panjang.

3. Saling percaya
Tanpa rasa saling percaya antara pasangan suami-istri, perkawinan tentu tak akan berjalan mulus. Rasa saling percaya akan mengantarkan Anda pada perasaan aman dan nyaman. Kuncinya, jangan sia-siakan kepercayaan yang diberikan suami Anda. Istri tak perlu mencurigai suami, dan sebaliknya, suami juga tak perlu mencurigai istri. Membangun rasa saling percaya juga merupakan perwujudan cinta yang dewasa.

4. Seks
Perkawinan tanpa seks bisa dibilang seperti sayur tanpa garam. Hambar. Ya, seks memang perlu. Dan meski aktivitas seks sebetulnya bertujuan untuk memperoleh keturunan, namun manusia perlu juga mengembangkan seks untuk mencapai kebahagiaan bersama pasangan hidupnya. Prinsip hubungan seks yang baik adalah adanya keterbukaan dan kejujuran dalam mengungkapkan kebutuhan Anda masing-masing. Intinya, kegiatan seks adalah untuk saling memuaskan, namun perlu dihindari adanya kesan mengeksploitasi pasangan. Kegiatan seks yang menyenangkan akan memberikan dampak positif bagi Anda berdua.

5. Ekonomi Hampir sebagian besar waktu dalam keluarga dewasa ini, khususnya pasangan suami-istri muda perkotaan, adalah untuk mencari nafkah. Artinya, tak bisa dipungkiri bahwa faktor ekonomi tak bisa dianggap remeh. Bayangkan, apa yang bakal terjadi seandainya rumah tangga tak didukung oleh topangan ekonomi yang memadai. Mengatur ekonomi secara benar juga akan memberikan perasaan aman dan bahagia.

6. Kehadiran anak
Anak adalah karunia Illahi yang tak terkirakan nilainya. Kehadiran seorang anak juga membuat suami-istri memiliki keterikatan dan tanggung jawab untuk membesarkan, merawat dan mencintai bersama-sama. Namun perlu diingat, pada saat seorang pria & wanita mengikat janji pernikahan, itu sudah membentuk suatu keluarga yang utuh dan lengkap. Dengan memiliki pengertian mengenai ini, ketika belum ada kehadiran seorang anak dalam pernikahan, tidak menjadi alasan berkurangnya kebahagiaan.

7. Hindari pihak ketiga
Kehidupan perkawinan merupakan otonomi tersendiri, yang sebaiknya tak dicampuri oleh pihak lain, apalagi pihak ketiga. Kehadiran pihak ketiga yang ikut campur tangan atau mempengaruhi dan masuk ke wilayah otoritas keluarga, bisa menciptakan bencana bagi rumah tangga tersebut. Banyak contoh keluarga yang hancur gara-gara pihak ketiga ikut main di dalamnya. Entah campur tangan mertua, saudara ipar, kekasih simpanan, tetangga, dan sebagainya. 

8. Menjaga romantisme
Terkadang, pasangan suami-istri yang sudah cukup lama membangun mahligai rumah tangga tak lagi peduli pada soal yang satu ini. Tak ada kata-kata pujian, makan malam bersama, bahkan perhatian pun seperti barang mahal. Padahal, menjaga romantisme dibutuhkan oleh pasangan suami-istri sampai kapan pun, tak cuma ketika mereka berpacaran. Sekedar memberikan bunga, mencium pipi, menggandeng tangan, saling memuji, atau berjalan-jalan menyusuri tempat-tempat romantis akan kembali memercikkan rasa cinta kepada pasangan hidup Anda. 

9. Komunikasi
Komunikasi juga merupakan salah satu pilar langgengnya hubungan suami-istri. Hilangnya komunikasi berarti hilang pula salah satu pilar rumah tanga. Bagaimana mungkin hubungan Anda dengan suami akan mulus jika menyapa pun Anda enggan. Jika rumah tangga adalah sebuah mobil, maka komunikasi adalah rodanya. Tanpanya, tak mungkin rasanya rumah tangga berjalan.

10. Saling memuji dan memperhatikan
Meski sepele, pujian atau perhatian sangat besar pengaruhnya bagi suami, dan sebaliknya. Ucapan bernada pujian akan semakin memperkuat ikatan suami-istri. Tanpa pujian atau perhatian, bisa-bisa yang ada hanya saling mencela dan merendahkan. Pasangan Anda pun akan merasa dihargai. Memuji tak butuh biaya atau ongkos mahal, kok. Yang dibutuhkan adalah ketulusan dan rasa cinta pada suami.

Friday, September 28, 2012

Siap Menikah? Cek Kembali Dengan Pertanyaan Ini!





Siap menikah? Pertanyaan yang kerap terlontar bagi pasangan yang menjalin hubungan cukup lama. Pernikahan pun selalu menjadi topik pembicaraan berdua. Jika Anda ragu, Belle akan membahas beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum menikah.
 
Apa harapan Anda mengenai pernikahan?
Jika Anda sudah siap untuk menikah, sebaiknya mampu berpikir mengenai perencanaan hidup di kemudian hari. Jangan memikirkan pesta pernikahannya saja.
Bagaimana kondisi keuangan Anda dan pasangan?
Walaupun secara emosional Anda dan pasangan siap untuk menikah, namun secara materi belum mencukupi artinya Anda belum siap untuk menikah.
Bagaimana tujuan hidup Anda dan pasangan?
Selain materi, Anda harus mempunyai tujuan hidup yang jelas . Seperti, membahas kapan waktu yang tepat untuk punya anak, berapa banyak, di mana akan tinggal dan lainnya. Jika belum membahas hal-hal tersebut, mungkin Anda berdua belum siap berkomitmen.
Apakah Anda dan pasangan saling mempercayai?
Apakah pasangan Anda pernah berselingkuh? Apakah Anda belum bisa mempercayai pasangan seutuhnya? Jika Anda sulit mempercayai pasangan, itu akan menjadi kerikil dalam rumah tangga nantinya.
Mengapa Anda ingin menikah?
Jika Anda melangsungkan pernikahan hanya ingin membuktikan sesuatu hal pada orang lain, keluar dari situasi sulit dalam keluarga atau alasan lain selain cinta dan pengabdian, berarti Anda belum siap untuk menikah.
Menjalankan pernikahan tidak semudah membalikan telapak tangan. Sebelum memasuki hari bahagia itu, harus yakinkan diri siap menikahkah Anda?

Sunday, March 18, 2012

hari minggu untuk cinta

Bismillah
Ajari aku cinta untuk bersabar..
Untuk menemukan Imam yang benar..
Untuk menjaga segala kemuslimahanmu..
Mengangkat derajat keimananku..
... Serta membawaku dalam Indahnya agama Allah..

Ajari aku cinta untuk bertahan..
Pada kebaikan..
Pada keistiqomahan..
Pada Indahnya sendiri tanpa sentuhan haram..
Pada keindahan Cinta yang selalu terpendam..

Ajari aku cinta..
Seperti Para makhluk tuhan yang selalu berdzikir..
Seperti Hamba-hamba Tuhan yang selalu berfikir..
Di jauhkan dari manusia-manisa kafir..
Dan selalu ada dalam kerendahan hati tanpa kikir..



Ajari aku Cinta..
Aku ingin memilikimu karena TuhanMu, Allah..
Aku ingin menjadi pendampingmu karena Ajaran TuhanMu, Allah..
Aku ingin mencintai dan melengkapai kehidupanku juga hanya ada di jalan TuhanMu, Allah..
Demi Cintaku padamu, Karena Allah..
Hanya Karena TuhanMu, Allah..
Jadilah Imamku yang sempurna..
Yang selalu mencari cinta di jalan TuhanMu, Allah..
Untukmu Yang akan menjadi Imamku..See More
See Translation